Rabu, 16 September 2015

Apa itu Drum

Drum adalah alat musik yang menghasilkan suara dengan getaran membran . Membran, yang dikenal sebagai head, mencakup satu atau kedua ujung tubuh berongga dikenal sebagai shell. Instrumen yang menghasilkan suara dengan cara membran bergetar juga dikenal sebagai membranophones. Drum adalah bagian dari kategori yang lebih besar dari perangkat musik yang dikenal sebagai instrumen perkusi. Instrumen perkusi selain membranophones dikenal sebagai idiophones. Idiophones, seperti lonceng dan simbal, menghasilkan suara dengan getaran instrumen itu sendiri bukan oleh membran terpasang.

Drum ada dalam berbagai bentuk dan ukuran. Dua bentuk dasar seperti mangkuk dan tabung. Drum bowlshaped sering digunakan  dalam musik Barat bentuknya sepeti gendang dan dikenal sebagai timpani. Kemudian ada Drum Tubular mungkin lebih tinggi daripada mereka yang lebar, seperti drum conga, atau lebih pendek dari mereka yang luas. Drum pendek, juga dikenal sebagai drum dangkal, adalah drum tubular yang paling umum digunakan dalam musik Barat.

Drum dangkal termasuk snare drum, drum tenor, dan bass drum. Drum tubular begitu dangkal dengan shell tidak beresonansi, itu dikenal sebagai bingkai Drum. Drum biasanya dimainkan oleh dipukul. Beberapa drum, seperti drum bongo, dirancang untuk dimainkan dengan dipukul langsung oleh tangan. Dalam musik Barat modern, drum dirancang untuk dimainkan dengan cara dipukul menggunakan berbagai perangkat pemukul. Alat pemukul yang paling akrab adalah stik yang terbuat dari kayu.

Stik ini =umumnya digunakan untuk memainkan drum kecil seperti snare drum, dan palu kayu empuk, digunakan untuk memainkan drum besar seperti drum bass. Kadang-kadang drum dipukul dengan sikat kawat atau jenis lain dari pemukul untuk menghasilkan suara yang berbeda.cDrum yang baik adalah yang menghasilkan suara merdu, sehingga mereka secara otomatis jugs telah menghasilkan note khusus, atau nontunable. Kebanyakan drum dalam musik Barat sudah nontunable. Tertarik mempelajari alat perkusi ini? beli drum saja dan pelajari setiap bagian setnya maka kalian akan paham mengapa instrumen yang satu ini begitu istimewa.

Selasa, 15 September 2015

Menjadi Penyanyi atau Pemegang Instrumen?

Memiliki raca cinta terhadap musik merupakan elemen kunci untuk kalian bisa bekerja di industri musik. Kalian dapat memilih dari sejumlah pilihan karir, seperti musisi, penyanyi atau guru musik. Namun bagaimana menentuka karir yang tepat? Tentu hanya orang-orang yang mengerti betul tentang musik yang bisa menjawabnya. Dari tiga pilihan karir tadi dua diantaranya menjadi favorit yakni menjadi musisi dan penyanyi atau vokalis.

Sebagai gambaran jika kalian seorang musisi kalian bisa bermain di band, untuk orkestra, independen, untuk film dan televisi. Kalian bisa menulis sendiri musik yang ingin dimainkan. Kalian bisa hanya memainkan satu instrumen secara solo atau dengan sejumlah orang yang berbeda dalam sebuah band. Seperti halnya musisi, penyanyi juga dapat bekerja di film atau televisi, bersama sebuah band atau secara, juga dapat menulis lagu sendiri atau menyanyikan lagu-lagu yang ditulis tangan sendiri.

Menjadi seorang musisi membutuhkan bakat, waktu, kesabaran dan praktek. Kalian bisa mempelajarinya dengan belajar di perguruan tinggi atau melalui pengalaman langsung. Dedikasi adalah kunci untuk sukses kalian memainkan alat musik yang dicintai. Sementara menjadi seorang penyanyi  juga tidak berbeda jauh karena sama-sama membutuhkan bakat dan praktek, belajar berbagai suara dan menyanyikan lagu-lagu yang kalian nikmati akan membantu mencapai tujuan kalian.

Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) Amerika melaporkan bahwa musisi dan penyanyi akan dibutuhkan karena semakin banyak orang yang meminta hiburan berupa pertunjukan musik. Pertumbuhan lapangan kerja dibidang musik juga cukup besar yakni sebesar 5% pertahun, dengan upah per jam rata-rata USD30 - USD60 per jam. Kalian dapat berinvestasi dengan mengikuti kelas menyanyi dan membeli keyboard sebagai sarana pengiring dalam belajar.

Untuk mendukung karir cobalah bekerja sama dengan agen atau manajer musik dan pemilik studio untuk membuat rekaman. Nah antara penyanyi atau pemegang instrumen sama saja, karena disini yang paling dibutuhkan adalah dedikasi. Jika kalian bisa menyanyi sekaligus bermain musik tidak ada salahnya untuk menjadi solois yang tidak hanya menyanyi namun juga memainkan alat musik.

Namun hanya menjadi pemegang instrumen saja juga tidak buruk, atau menjadi vokalis saja tidak berarti kemampuan kalian pas-pasan. Jika pandai melakukan komposisi mungkin kalian bisa menjadi musisi serba bisa yang menjadi inspirasi banyak musisi muda lainnya.

Jumat, 15 Mei 2015

Bermain piano jazz

Musik jazz sering diibaratkan dengan musik yang rumit dan sulit, hal ini tidak sepenuhnya benar namun juga tidak sepenuhnya salah. Sulit karena memang suara atau sound yang dihasilkan musik jazz kurang ramah ditelinga. Berbagai eksplorasi dari musik ini juga sering merobek robek kesederhaan musik jazz. Baik itu gitaris, bassist maupun keyboardist merasakan betapa sulitnya menciptakan musik jazz asli. Begitu juga dengan pianist sangat susah melahirkan karya-karya jazz orisinil.

Kebanyakan hanya bisa meniru karya yang sudah ada dan mengembangkannya menjadi bentuk yang berbeda. Hal ini wajar terjadi karena kini sudah sangat sulit ditemui musisi-musisi yang bisa memainkan musik jazz sebagaimana mestinya. Walhasil generasi-generasi selanjutnya pun buta dengan musik jazz yang asli, parahnya lagi mereka juga enggan untuk belajar lebih dalam sehingga permainan mereka begitu-begitu saja. Mereka malas untuk mencari dan memperdalam jazz dengan alasan sulit dipelajari.

Padahal pemain-pemain jazz awal sepert Bud Powell, Oscar Peterson, sampai Bill Evans menjeleaskan ciri piano jazz adalah permainannya yang sederhana dan mudah. Orang-orang yang berpikir terlalu rumit tentang jazz lah yang membuatnya sulit. Seakan-akan jazz hanyalah milik mereka yang berotak cerdas. Coba beli piano dan rasakan sendiri bagaimana memainkan piano jazz. Setelah mempelajari langsung anda akan tahu dimana letak kesulitan dan kemudahannya sendiri dan tariklah kesimpulan apakah permainan piano jazz benar-benar sangat sulit.

Selasa, 14 April 2015

Rahasia Sukses Band, Tidak Memiliki Banyak Hobi

Memilih anggota band tidak semudah menunjuk grup untuk bermain petak umpet. Karena orang-orang yang anda beri mandat ini mestinya memiliki kemampuan oke. Tidak hanya itu saja kecocokan visi misi juga menjadi poin yang harus dipertimbangkan. Tanpa kesamaan tujuan mustahil anda bisa saling membangun. Disini kuncinya adalah kepercayaan dan loyalitas. Kepercayaan bahwa setiap anggota bisa berperan aktif dan loyal dalam artian setia, tidak mengundurkan diri ditengah jalan.

Selain itu ada juga faktor yang mesti anda perhatikan yakni masalah hobi anggota band. Upayakan hanya memilih anggota dengan sedikit hobi karena mayoritas orang dengan banyak hobi cenderung tidak fokus dan juga tidak loyal. Sebabnya karena mereka harus membagi banyak waktu untuk hobinya walhasil kewajibannya sebagai anggota band pun akhirnya terbengkalai. Seseorang memang wajar memiliki lebih dari satu hobi, tapi jika terlalu banyak juga menjadi tidak wajar. Apalagi jika ia juga seorang pekerja makin bertambah besar saja pembagian fokusnya.

Jika bisa pilihlah orang yang satu hobi dengan anda, atau paling banyak memiliki tiga hobi saja dan tentu saja musik harus ada didalamnya. Bagaiman mungkin seseorang bisa bermain musik dengan baik jika ia membenci musik. Sesekali ajaklah calon anggota band anda berbelanja bersama misalnya membeli gitar atau stik drum bersama, mengunjungi oulet musik dan lain sebagainya. Kegiatan seperti ini akan membantu merekatkan hubungan kalian dan menciptakan kebersamaan.

Selasa, 17 Maret 2015

Pentingnya Tata Karma

Budaya timur yang sarat akan tata krama menuntut kita untuk lebih peka lagi dalam menghadapi orang-orang diberbagai situasi. Tata krama mungkin lebih banyak anda dengar dilingkungan keluarga atau sekolah. Namun tata krama juga penting anda praktekan dalam kehidupan sosial dunia musisi. Sebab bagaimanapun juga posisi tata krama mengambil peran penting dinegara kita.





ketika anda bertemu dengan senior yang lebih tua hendaknya anda bersikap lebih sopan, kendati mungkin kemampuan masih jauh dibawah anda namun itu tidak bisa dijadikan patokan anda boleh meremehkan dan tidak menghargainya. Selalu berkata lembutlah kepada orang yang lebih tua dan menyapanya lebih dulu.

Jangan karena merasa sudah lebih sukses lantas anda enggan menyapa mereka yang lebih tua apalagi jika mereka berperan penting dalam kesuksesan anda. Sedangkan ketika berhadapan dengan yang lebih muda anda juga tidak boleh semena-mena. Tunjukkan sikap bersahabat dan rangkullah mereka untuk bisa menuai sukses.

Ketika mereka berhasil maka anda juga yang akan merasakan hasilnya. Sesekali anda bisa mengajaknya berlatih bersama atau menemaninya membeli drum, gitar, piano atau instrument musik lain yang dia butuhkan. Hal ini akan membuat anda dan junior semakin dekat dan ketika jarak mulai menghilang maka anda akan mendapat lebih banyak informasi dari junior yang mungkin lebih berpengalaman.

Contohkan ia tentang hal yang baik-baik, seperti bagaimana cara berperilaku yang sesuai dengan adat ketimuran. Bagaimana menghargai senior dan seni musiknya, serta bagaimana menjaga kekayaan seni Indonesia ditengan gemuruh musik-musik internasional. Ajaklah mereka untuk mencintai Indonesia dengan cirri khasnya yang sangat beragam.

Minggu, 22 Februari 2015

Ciri-ciri Seni yang Kreatif

Seni yang merupakan induk dari seni musik adalah pohon yang membagi antara ilmu pengetahuan ilmiah dan representasi bentuk keindahan manusia (musik). Meskipun seni adalah segala sesuatu yang memperlihatkan namun tidak semua hal bisa dibilang seni, karena untuk disebut sebuah seni ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi.

Untuk mencapai kreatifitas dalam seni manusia harus menggunakan akal, emosi, nafsu dan kemampuannya untuk menciptakan sebuah karya yang layak disebut sebagai seni. Berikut hal-hal yang harus anda pahami untuk menjadi pribadi yang kreatif atau untuk menarik kreatifitas dalam diri anda:

a.Unik
Unik berarti beda dan tidak sama, artinya karya anda adalah karya baru berbeda dari yang lain, belum pernah dibuat sebelumya baik dalam hal ide, teknik maupun instrumen yang digunakan. Untuk melatih kebiasaan unik ini anda perlu banyak-banyak membaca referensi.

b.Individual
ini artinya karya anda memiliki ciri atau karakter khusus yang memperlihatkan pandangan, penghayatan dan pengalaman anda. Poin ini hanya bisa anda temukan sendiri dengan banyak-banyak menimba ilmu teori dan jam terbang.

c.Ekspresif
yakni karya yang dibuat merpakan curahan hati yang direleksikan dalam bentuk ide, renungan, perasaan dan pengalaman seniman. Pada poin ini anda dituntut untuk bisa menggambarkan perasaan lewat seni.

d.Universal
Sebuah seni dikatakan unversal ketika dapat dinikmati semua lapsan masyarakat. Artinya anda tidak hanya menciptakan karya untuk golongan, gender maupun usia tertentu. Seni yang baik adalah yang bisa menyatukan semua lapisan masyarakat.

e.Survival
adalah sebuah seni yang bisa dinikmati sepanjang masa dari generas kegenerasi berikutnya. Untuk poin terakhir ini tidak banyak yang bisa melakukannya tp bukan berarti tidak mungkin. Beli piano dan belajarlah menciptakan karya yang tak lekang oleh jaman agar karya-karya anda layak disebut sebagai sebuah seni.

Rabu, 12 November 2014

Pedal Piano

Pedal piano adalah bagian yang sangat penting dalam piano. Hampir semua lagu (repertoire) juga dimainkan dengan menggunakan pedal. Dalam sebuah piano baik itu upright atau grand piano, terdapat tiga pedal namun ada juga hanya memiliki dua pedal. Setiap pedal memiliki fungsi yang berbeda-beda. Mari kita bahas satu persatu
Yang pertama adalah pedal kanan, pedal ini adalah yang paling umum digunakan, lebih familiar dengan sebutan damper pedal. Jika pedal kanan ditekan, maka barisan damper bergerak menjauh dari strings, sehngga not-not akan terus bersuara kendati tuts tidak ditekan. Intinya fungsi pedan kanan adalah menyambung not yang intervalnya jauh.

Serta memberi warna pada suara yang dihasilkan. Kemudian yang kedua adalah pedal tengah, berbeda dari pedal kanan pedal tengah memiliki fungsi yang berbeda ketika digunakan oleg upright dan grand piano. Pedal tengah di grand piano disebut sostenuto pedal. Berfungsi menjaga agar setiap damper yang naik pada saat pedal diinjak tidak turun yang memungkinkan not-not tetap berbunyi.

Sedangkan pedal tengah [ada upright piano disebut praktice pedal atau celese pedal, yang berfungsi meredam suara. Jenis pedal yang ketiga adalah pedal kiri atau yang biasa disebut dengan soft pedal atau una corda pedal. Pedal kiri digunakan untuk memainkan dinamikan p, pp, ppp, pppp. Pedal ini juga dapat digunakan untuk mengubah warna suara.

Pengetahuan tentang pedal ini penting untuk anda kuasai sebelum memutuskan membeli piano. Jangan sampai setelelah memiliki piano anda justru mengalami gagap ketika menggunakannya. Ingat juga belilah piano keluaran merek terpercaya. Jangan membeli dari mereka yang tidak populer karena berpotensi tidak berkualitas.