Rabu, 04 Januari 2017

Tips Jual Beli Drum

Bisnis jual beli alat musik mungkin sebelumnya tak pernah kamu pikirkan karena modalnya yang besar. Tapi, jika hanya memilih satu alat musik saja mungkin masih masuk akal, jual beli drum misalnya. Kamu bisa beli drum dari beberapa produsen kenamaan dan menjualnya dengan harga sedikit lebih mahal.

Tapi apakah bisnis drum semudah itu? Nyatanya bisnis drum sama sulitnya dengan bisnis bisnis lain, membutuhkan perencanaan dan strategi. Setidaknya jika tak ingin merugi kamu perlu mengaplikasikan tips-tips dibawah ini:

a.      Jangan jual drum bekas
Diawal mula bisnis kita seringkali terkendala modal, karena itu banyak pengusaha yang memilih untuk beli drum bekas dan dijual kembali. Tapi menjual drum bekas ini sangat beresiko, jika kondisinya masih baik tentu harga tinggi bisa didapat. Namun jika kondisinya sudah kurang baik berpotensi menjadi rusak dan tidak bisa digunakan sama sekali. Tentu sebuah kerugian jika drum bekas yang sudah dibeli tersebut tak terjual.

b.      Jangan beli ditoko retail
Tempat pembelian juga penting diperhatikan, saya sarankan untuk tidak beli di toko retail sebab biasanya lebih mahal dibanding toko musik. Selain itu toko retail jarang sekali memberikan diskon, sementara toko musik mayoritas akan memberikan diskon jika kita membeli dalam jumlah banyak.

c.       Buka lapak di sosial media
Jika bisnismu masih skala kecil saya sarankan untuk jangan dulu membuka gerai, cukup membuat akun atau lapak di sosial media dan dapatkan pelangganmu dari sana. Selain menghemat tempat kamu juga masih bisa mengerjakan aktivitas lainnya karena tidak ada gerai yang mesti kamu tunggu.

d.      Jual eceran
Tidak harus menjual satu set, kamu bisa mulai menawarkan dengan menjual stik atau snare drum saja. Jika bisnis kecil ini terus berlangsung dan konsisten lama kelamaan konsumen akan mengenal namamu dan dengan sendirinya pelangganpun akan datang dengan permintaan lebih besar.

home theater

Tidak ada komentar:

Posting Komentar